Selasa, 22 Juni 2010

'' Kopi Pahit''

Pagiku bersama musik kencang
Mengencangkan celana untuk menuju ladang
Segelas kopi dari istriku membuat jatuh cinta kembali
Pahit kopi terhapuskan oleh senyuman manisnya
Mari kita pergi bersama
Bagaikan raja dan ratu
Menuju lumpur dan memanen buah itu
Menikmati hidup tanpa ada pahit
Disenja yang hilang

Deong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar